Skip to content

Talkshow Anti KKN di Pemkot Banjarmasin

July 9, 2012

Penggunaan APBD Harus Diinformasikan Luas

Talkshow Anti KKN di Pemkot Banjarmasin

BANJARMASIN, MK- Bertempat di pondopo Balaikota Banjarmasin, talkshow “Perlu Adanya Tranpransi & Akuntabilitas Dalam Pengelolaan APBD” digelar live pada program jaringan anti KKN (Kejaksaan Agung), Sinin (9/7). Hadir dalam acara “Bincang Santai” itu Walikota Banjarmasin H Muhidin, Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rusian, Kejari Kota Banjarmasin Firdaus Dewilmar, Penganat Hukum Dosen Unlam Banjarmasin Dr M Effendi dan pemandu acara Ketua PWI Kalsel Fathurrahman.

Apa yang mereka perbincangkan terkait tema acara tersebut? Garis besarnya, harus ada informasi detail terhadap masyarakat terkait trasparansi penggunaan APBD, bisa dalam bentuk iklan di mrdia massa atau internet yang mudah diakses masyarakat.

Menurut Walikota Banjarmasin H Muhidin, Pemkot selalu siap memberikan informasi kepada masyarakat yang sejelas-jelasnya terkait semua program pembangunan yang mereka lakukan untuk kemajuan kota. “Kalau ada instasi yang tidak mau memberikan informasi kepada masyarakat, laporkan kepada saya,” janjinya.

Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rusian memastikan, sebagai wakil rakyat, pihaknya sangat mendukung transparansi penggunaan anggaran APBD ini. “Kalau perlu disampaikan lewat media, atau jaringan internet yang mudah diakses masyarakat,” paparnya.

Kejari Kota Banjarmasin Firdaud Diwilmar mengtakan, untuk mencegah timbulnya atau tindakan koropsi penggunaan APBD, partisipasi masyarakat, teman-teman media, dan jaringan anti KKN ditumbuh kembangkan. Sehingga keuangan negara itu dapat didayagunakan untuk tiga hal. 1 pembangunan berjalan, 2 ekonomi tumbuh dan berkembang, dan 3 masyarakat sejahtera.

“Nah kalau sudah bisa seperti ini tidak terjadi lagi adanya tindakan penyimpangan keuangan negara, seperti KKN,” ucapnya.

Menurutnya, tugas kejaksaan tidak hanya tertumpu pada penindakan semata, namun juga bagaimana melakukan pencegahan terhadap penyalahgunaan keuangan negara ini. “Acara talkshow ini sangat bagus untuk saling mengingatkan kita,” ujarnya.

Sementara itu, Pengamat Hukum Effendy mengatakan, leading sectornya adalah Pemkot dan DPRD terkait transparansi APBD ini. Tentunya harus dibuka seluas-luasnya penggunaan APBD kepada masyarakat. Sebab itu akan menghilangkan kecurigaan terkait adanya penyalahgunaan. “Kalau semuanya transparan pastinya sangat bagus, akuntabilitas keuangan negara juga bisa dipertanggungjawabkan dengan baik,” pungkasnya. (sukarli)

Gambar


From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: