Skip to content
Tags

Dimeriahkan Pawai 1.000 Becak dan 1.000 Santeri

July 19, 2012
Dimeriahkan Pawai 1.000 Becak dan 1.000 Santeri
 
Gubernur dan Ketua PP Muhammadiyah Resmikan Mesjid Al Jihad
 
BANJARMASIN, MK- Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin dan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Din Syamsuddin menghadiri  dan meresmikan bangunan Megah Mesjid Al Jihad di jalan Cempaka Besar  Banjarmasin Tengah. Disisi lain peresmian mesjid berlantai tiga dengan menara replika kitab suci itu dimeriahkan acara pawai 1.000 becak dan 1.000 santeri juga mobil hias.
Pawai Tasyakur Peresmian dan Milad ke 43 Masjid Al Jihad Banjarmasin berlangsung sejak pukul 07.00 Wita di Jalan HA Adenansi dan Jalan Nagasari. Semuanya bergembira, dan sangat bersyukur atas rampungnya bangunan mesjid yang menelan anggaran kurang lebih Rp 10 miliar tersebut. Hadir pula dalam acara tasyakur itu Ketua DPRD Kalsel H Nasib Alamsyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalsel Prof Dr H Akmad Khairudin dan Mantan Walikota Banjarmasin H Yudhy Wahyuni.
Prof Dr H Din Syamsuddin mengatakan, mesjid Al Jihad yang begitu megah dibangunan ini diharapkan akan menjadi tempat berkembang luasnya syiar islam yang mencerahkan bagi umat muslim di Kalsel. “Ini menjadi mesjid kebanggaan warga Muhammadiyah Kalsel khususnya, dan seluruh umat muslimin tentunya,” ujarnya kepada wartawan.
Menurut Din, selesainya mesjid megah ini menunjukkan masih kuatnya persatuan dan kesatuan serta rasa kegontongroyongan warga Muhammadiyah Kalsel dalam mewujudkan tempat memperkuat syiar Islam di tanah banjar. “Ini kita akui semua, dan saya sebagai ketua PP Muhammadiyah sangat berterimakasih kepada warga Muhammadiyah di Banjarmasin,” ucapnya.
Sementara itu,  Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin memastikan, bahwa  pembangunan Masjid yang juga dibantu dana APBD Kalsel ini  tak ada sedikitpun ada unsur politik. ”Sungguh perbaikan dan pembangunan Masjid yang dilakukan tak ada nuasan lain kecuali hanya semata-mata syiar Islam,” akunya.
Sebagaimana pula, katanya,  Pemprov Kalsel telah membantu pula pembangunan dan renovasi sebanyak 2. 368 buah masjid dan lebih 7. 000 buah mushola di banua ini. “Setiap tahun, perhatian kita kepada tempat ibadah terus kita tingkatkan, minimal membantu pembangunan satu mesjid satu desa dan dua mushola untuk satu desa,” paparnya.
Menurutnya, pengembangan tempat ibadah ini digalakkan salah satunya sebagai upaya pemerintah daerah untuk memperbaiki dan melahirkan umat yang bermoral dan berbudi pekerti baik, serta sholeh dan sholehah. “Tapi ya itu, kita harus mengakui juga, membangun memang sulit, tapi lebih sulit lagi memakmurkannya,” tutur Gubernur. (sukarli)

 

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: