Skip to content
Tags

Pemkot Harus Konsisten Bangun Kota Hijau

July 19, 2012
Pemkot Harus Konsisten Bangun Kota Hijau
 
BANJARMASIN, MK- Langkah baik Pemerintah Kota Banjarmasin membangun kota hijau dalam program P2KH, harus terus konsisten. Sebab kalau tidak, bakal hanya menjadi mimpi bagi warga Kota Banjarmasin. Selain itu, pemenuhan luas ruang terbuka hijau sebanyak 30 persen dari luas wilayah akan lebih sulit lagi diwujudkan.
“Sekarang kalau program P2KH itu sudah mulai disiapkan, maka tinggal konsisten tidaknya Pemkot menjalankan program itu nantinya, jangan Cuma menjadi mimpi,” ujar Pengamat Perkotaan Bahtiar Graddif, kepada wartawan, kemarin.
Menurut dia, dalam program P2KH tersebut, Pemkot nantinya tentu akan membuat sebuah Peta Hijau (Green Mark) dan Master Plan Ruang Terbuka Hijau (RTH) secara keseluruhan. Sehingga, dengan adanya perencanaan tersebut, maka Pemkot harus benar-benar menjalankan apa yang sudah dibuat. “Jangan dirubah lagi, sebab itu berguna bagi kita semua,” tekannya.
Dikatakan Bachtiar, selain harus konsisten, Pemkot juga diimbau terus melibatkan masyarakat terutama yang peduli dengan kondisi lingkungan yang ada. Supaya, beban berat menciptakan lingkungan yang sehat, tidak terlalu dirasa. “Sekarang kita punya kelompok masyarakat yang peduli lingkungan seperti Banua Barasih  dan Saban, mereka itu tetap harus dilibatkan,” ucapnya.
Kemudian, sambungnya, saat ini menurut survey awal yang dilakukan oleh kelompok peduli lingkungan yang ada di kota ini, beberapa kawasan baik positif maupun negative bagi lingkungan sudah mulai diidentifikasi. “Bila nantinya hasil keseluruhan sudah didapat, maka aksi bersama bisa dilakukan dengan terarah,” yakinnya.
Sebagaimana diketahui, untuk mewujudkan komitmen bersama 26 kota/kabupaten di Indonesia termasuk Banjarmasin diantaranya, yang tergabung dalam Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH).
Pemkot Banjarmasin berencana membuat desain kota hijau di daerahnya dengan melibatkan masyarakat terutama para pecinta lingkungan daerah. “Kita ingin agar luas kota yang bisa dihijaukan sebanyak 5.000 meter persegi, tersebar di beberapa kawasan,” ujar Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Banjarmasin, Ir H Nurul Fajar Desira CES.
Untuk tahap awal kawasan yang masuk dan dipilih untuk dijadikan bagian dari rencana pembangunan kota hijau adalah kawasan Jl Jafri Zamzam. Setelah itu, baru dilanjutkan ke kawasan lainnya seperti Tendean, Kayu Tangi dan lainnya.
Yang menjadi bagian dalam rencana program kota haijau tersebut diantaranya, kawasan kota itu akan dilengkapi sarana prasarana lain, seperti lampu taman, area bermain anak, dan area jogging track.
Dengan adanya fasilitas pendukung tersebut, lanjutnya, Ruang Terbuka Hijau (RTH) di daerah ini bisa menjadi ruang publik dan area rekreasi keluarga. “Dana program ini langsung dari Dirjend Tata Ruang Kementerian PU yang besarnya sekitar Rp 1,4 miliar,” ungkapnya. (sukarli)
 

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: