Skip to content
Tags

Ramadhan, PDAM Batasi Pelayanan

July 19, 2012
Ramadhan, PDAM Batasi Pelayanan
 
BANJARMASIN, MK- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasin membatasi pelayanan bagi masyarakat pada Ramadhan 1433 Hijriah nanti. Ini hanya untuk layanan  pembayaran di loket PDAM di Kantor pusat di jalan A Yani KM 2,5 yang biasa berlangsung 8 jam seharinya akan menjadi 7 jam saja.
 
Menurut Direktur Utama PDAM Bandarmasih Ir H Muslih, pada hari Senin sampai Kamis PDAM hanya membuka loket pembayarannya sejak pukul 08.00 Wita sampai pukul 14.00 Wita. Khusus Jumat pukul 08.00 Wita sampai 10.30 Wita dan Sabtu pukul 08.00  Wita. “Kalau hari tidak Ramadhan kan pelayanan berakhir sampai pukul 15.00 Wita biasanya di hari Senin sampai Kamis,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (18/7) kemarin.
 
Meski jam pelayanan pembayaran sedikit dirubah itu, kata Muslih, namun untuk pelayanan  kebutuhan distribusi air kepelanggan mereka tingkatkan dari hari biasa, terutama dijam-jam tertentu
           
Menurutnya, puncak peningkatan distribusi air bersih kepada para pelanggan pada Ramadhan nanti, biasanya beban puncak itu dimulai pukul 05.00 Wita hingga pukul 09.00 Wita, namun Ramadhan ini beban puncak pendistribusian air bersih digeser lebih pagi lagi mulai  pukul 03.00 Wita hingga pukul 09.00 Wita.
 
Demikian juga pada sore harinya, sambung Muslih, yang biasanya beban puncak pendistribusian air bersih mulai pukul 17.00 Wita hingga 21.00 Wita, akan digeser kepukul 15.00 Wita sampai pukul 22.00 Wita. “Ini sebagaimana yang kita lakukan juga tahun lalu kepada pelanggan,” tuturnya.
 
Muslih memastikan, kalau tidak terjadi hal yang tidak terduga seperti masalah teknis di lapangan  distribusi air selama Ramadhan nanti kepada para pelanggan akan berjalan lancar.
 
Yang dikawatirkan bisa menjadi kendalanya, terang Muslih, terjadinya cuaca yang tidak menentu, seperti curah hujan yang belakangan ini mulai tinggi hingga bisa mempengaruhi kondisi air baku.  “Misalnya pada saat seperti ini, hujan di hulu begitu deras,  air sungai Martapura yang merupakan sentral baku PDAM menjadi sangat keruh, dan menjadikan pengolahan air baku ke air bersih memerlukan waktu lebih,” terangnya.
 
Namun dia menyukuri, kondisi sekarang ini air sungai Martapura kembali normal, tingkat keasinannya pun berangsur turun. “Asal kondisi sumber air baku kita bertahan seperti ini saja, kita pastikan distribusi kepelanggan akan terus normal,” pungkasnya. (sukarli)

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: