Skip to content
Tags

,

Hamil, Kalau Kuat Baiknya Tetap Puasa !

July 22, 2012
Hamil, Kalau Kuat Baiknya Tetap Puasa !
Sebagai para ibu rumah tangga, tentunya pada bulan Ramadhan ini  bertambah sedikit kegiatan di dapur, terutama untuk menyiapkan menu-menu berbuka puasa juga saat sahur untuk keluarga tercinta. Nah, bagaimana kalau ada ibu rumah tangga itu sedang hamil? Apakah boleh dia tidak berpuasa dengan niat untuk menjaga kesehatannya juga janin di dalam rahimnya?
Ustazah Hj Raihanah mengatakan, ibu yang sedang hamil diperbolehkan tidak menjalankan ibadah puasa dengan niat menjaga kesehatan dan janin di dalam rahimnya. Namun demikian, dia wajib membayarnya nanti saat sudah melahirkan dan dalam keadaan sehat. “”Satu bulan dia tidak berpuasa, maka wajib satu bulan dibayarnya di hari lain,” ujarnya.
Selain wajib membayar puasa itu, lanjut Ustazah yang mengisi beberapa majlis ta’lim perempuan di wilayah Banjarmasin ini, sang ibu tadi juga diwajibkan bayar fidyah alias denda satu mud beras perhari seberapa dia tidak berpuasa. “Untuk memberimakan anak yatim, sekalian lauk pauknya,” ucap Ustazah Hj Raihanah.
Kenapa demikian? Dijelaskannya, bahwa ibu hamil yang tidak berpuasa itu katagore boleh tidak berpuasa secara senghaja, lantaran hanya sebab menjaga kesehatan tubuh dan janinnya. Bukan sebuah sebab yang memang mewajibkan dia tidak boleh berpuasa, seperti haid misalnya.
“Kalau perempuan lagi haid itukan memang wajib dia tidak boleh berpuasa, jadi dendanya hanya membayar seberapa dia tidak berpuasa di waktu haid tadi saja,” tuturnya.
Selain ibu Hamil, katanya, ibu yang lagi menyusui anaknya juga mendapat keringatan boleh membatalkan puasanya, sama dengan ibu hamil tadi, dia juga wajib membayarnya dilain hari plus fidyah.
Lalu bagaimana kalau sang ibu hamil itu tadi “memaksakan “ diri untuk tetap berpuasa dengan alasan kuat selama melakukan puasa atau malah malas untuk mengganti puasa di bulan-bulan berikutnya, apakah  cukup aman baik bagi dirinya maupun janin yang dikandungnya? Kata Ustazah Raihanah, hamil, kalau kuat baiknya tetap berpusa!
Menurut Ustazah yang meraih pridikat Keluarga Sakinah Teladan 2012 ini, dirinya pernah mengalami puasa di waktu hamil, dan dia tetap yakin bisa menjalankan puasanya dikondisi itu, dan satu bulan penuh dapat dia lalui dengan sehat wal afiat. “Asal kita yakin dan tetap menjaga kebugaran, Insya Allah dapat kita jalani dengan baik,” ujarnya meyakinkan.
Tapi, katanya, tidak salahnya ibu hamil itu memeriksakan dulu kondisi kesehatan dirinya dan janin di kandungannya  sebelum melakukan cobaan menahan lapar itu bisa saja menjadikan modarat bagi dirinya dan kandungannya.  Karenanya penting bagi ibu saat hamil itu tetap menjaga kebutuhan nutrisi baik bagi dirinya maupun janin yang di kandungnya. “Kalau memang dirasa tidak bisa atau dilarang dokter kandungannya berpuasa, ya, sudah tidak berpuasa,” imbuhnya.
Dia mengakui, kondisi ibu saat hamil itu memang harus cukup pemenuhan nutrisi di tubuhnya karena ini demi keselamatan dirinya juga dan anak di kandungannya. “Itulah ajal kita sebagai wanita, bagaimanapun kita harus tetap menyukurinya, karena ini anugrah dan amanah dari Allah SWT,” pungkasnya. (sukarli)
 
 
 

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: