Skip to content

Pelabuhan Petikemas Trisakti Sempat Lumpuh

July 22, 2012
Pelabuhan Petikemas Trisakti Sempat Lumpuh
 
Kebijakan Walikota Banjarmasin H Muhidin melarang truk berbadan besar melintasi jalan kota mulai pukul 06.00 Wita sampai 22.00 Wita berbuntut aksi mogok masal yang dilakukan semua sopir truk di Pelabuhan Petikemas Trisakti Banjarmasin. Akibatnya, selama 2 hari, sejak diterapkannya pada 18 Juni lalu hingga siang kemarin pelabuhan itu lumpuh total, tanpa aktivitas.
Para sopir yang dikomando EMKL (Expedisi Muatan Kapal Laut) dan Unit Organda Pelabuhan Trisakti Banjarmasin menyatakan akan terus berdiam diri tanpa melakukan aktivitas antar jemput barang hingga waktu yang tidak bisa ditetapkan, terkecuali Walikota Banjarmasin mencabut SK-nya (Surat Keputusan) no 163 Tentang Pengaturan Jam Oprasional Mobil Barang Dalam Wilayah Kota Banjarmasin.
Sekretaris Porum Komonikasi EMKL Pelabuhan Petikemas Trisakti Banjarmasin Makmur Sinambela menyatakan, ada sekitar 700 sopir truk besar jurusan Kalsel dan Kalteng akan terus bertahan mogok massal di pelabuhan tanpa mau kemana-mana sebelum walikota mau mendengarkan tuntutan mereka. “Kita ingin SK No 163 itu dicabut atau ditunda dulu penerapannya,” ujarnya kepada wartawan.
Sebagai keseriusan mereka melakukan aksi itu, pihak EMKL, Unit Organda Banjarmasin serta pihak terkait lainnya mendatangi PT Pelindo III Banjarmasin untuk meminta keringanan atau tidak dibebankannya biaya parkir atau tambahan bayar angkutan mereka berlama-lama di pelabuhan. “Itu saja keringanan yang kita inginkan dari Pelindo,” ucap Makmur.
Sementara itu, Asisten Meneger Oprasional Pelabuhan Petikemas Trisakti Banjarmasin Hardianto mengungkapkan, aspirasi para sopir itu akan dibawa kerapat direksi untuk dibahasnya. “Ya, selama ini hitungannya perlima hari, kalau lewat itu akan dikenakan biaya tambahan sekitar Rp 18.500 perharinya,” ucapnya.
Dia mengakui, dengan adanya mogok massal yang dilakukan para sopir truk besar pembawa peti kemas ini, pelabuhan menjadi penuh. “Terpaksa mulai besok (hari ini,red) kalau masih berlanjut mogok ini, kapal kita stop dulu nyandar, karena areal pelabuhan masih penuh,” ucapnya.
Menurutnya, pada hari ini (kemarin), pihaknya hanya bisa mengijinkan tiga kapal saja yang menyandar. “Kapasitasnya pelabuhan kita inikan hanya bisa menampung sekitar 5.000 box petikemas, setiap harinya rata-rata 1.000 box petikemas datangnya, saat ini sudah mau penuh,” katanya.
Namun, dengan sudah dicabutnya SK Walikota no 163 itu, maka perkiraannya, aktivitas di Pelabuhan Petikemas akan pulih kembali pada pukul 22.00 Wita (malam tadi). “Kebijakan walikota memberikan despensasi boleh lewat jalan kota mulai pukul 10.00 Wita sampai pukul 16.00 Wita mulai hari ini, akan diterima para sopir truk besar,” ujar Ketua Unit Organda Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Joko Wahono. (sukarli)

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: