Skip to content
Tags

Pelunasan Biaya Haji Dimulai 26 Juli-31 Agustus

July 29, 2012

Pelunasan Biaya Haji Dimulai 26 Juli-31 Agustus

BANJARMASIN, MK- Kantor  Kementerian Agama Provinsi Kalsel menyampaikan bahwa calon jemaah haji sudah diharuskan melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2012 ini dimulai 26 Juli hingga 31 Agustus nanti.

Menurut Kabid Penyelenggaraan Haji, Zakat, Wakaf Kamanag Kalsel Drs H syukeriansyah, waktu tersebut bisa diperpanjang untuk tahap kedua mulai pada 3-7 September sesuai kuota yang masih ada tertinggal. “Kalau hingga deadline itu belum juga lunas, dengan terpaksa menduduki daftar tunggu kembali,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (26/7) kemarin.

Dikatakannya, sesuai Peraturan Presiden (PP) No 67 tahun 2012 tentang BPIH, untuk wilayah Kalsel ditentukan setiap Calon Jemaah Haji sebesar US $ 3.808 atau kalau di rupiahkan sekitar Rp 33 juta.

Pelunasan BPIH ini, lanjutnya, dilakukan di bank-bank penerima setoran mulai pukul 11.00 Wita hingga 17.00 Wita, Karena Kalsel masuk daerah Indonesia Bagian Tengah. Hal ini, lanjutnya lagi, untuk menyesuaikan dengan waktu Bank Indonesia mengumumkan kurs rupiah dengan dolar, yang mana kurs bisa berubah setiap saat.

“Tapi kita harapkan Calhaj tidak perlu berlambat-lambat melunasi hanya karena kurs rupiah bisa menguat dengan dolar, kita harap tahap pertama BPIH ini semuanya sudah beres,” tuturnya.

Diharapkan Sukeriansyah lagi, bagi Calhaj yang sudah melunasi BPIH untuk segera mendaftarkan diri lagi kekantor Kementerian Agama Kabupaten/kota masing-masing. “Paling lambat 3 hari setelah melunasi BPIH,” tekannya.

Dibeberkan Sukeriansyah, jumlah porsi calon jemaah haji Kalsel menurut ketetapan Kementerian Agama, KMA no.72 tahun 2012 adalah 3.811 Calhaj.

Ditambahkan Kasi Penyuluhan Haji Kamanag Kalsel Zainal Muttaqin, bahwa biaya haji yang dibebankan setiap jamaah totalnya US $ 3.808 itu sebenarnya penggunaannya hanya untuk 3 sektor. Satu untuk biaya tiket penerbangan sebesar US $ 2.204 atau sekitar 60% dari total biaya, kemudian yang kedua digunakan untuk membayar sektor pemondokan jamaah di Makkah dan Madinah sebesar US $ 1.008 atau 27,2% total biaya jamaah. “Yang ketiga itu diberikan kepada jamaah  sebesar US $ 405 atau 11,2% total biaya, atau biasa perjamaah mendapat 1.500 real,” paparnya.

Selebihnya, kata Zainal, biaya oprasional haji diambil dari dana optimalisasi tabungan para jamaah sendiri yang mengendap di bank-bank penerima setoran sejak mereka mulai menyetor haji. “Sebenarnya, kalau tidak ada itu, perjemaahnya paling tidak dibebankan Rp 40 juta lebih tahun ini,” pungkasnya. (sukarli)

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: