Skip to content
Tags

Bantuan Program MCK Plus Terancam Stop

August 1, 2012

Bantuan Program MCK Plus Terancam Stop

BANJARMASIN, MK- Program bantua pusat untuk Pembangunan sanitasi atau MCK plus dipemukiman padat penduduk terancam stop didapatkan Banjarmasin. Apa penyebabbya? Disinyalir terbitnya Undang-undang Nomor 2 tahun 2012 Tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum sebagai penyebabnya.


           
Sebagaimana yang diungkapkan Kepala Dinas Cipta Karya dan Perumahan Kota Banjarmasin Fanani Syaifuddin,  bahwa sejauh ini pihaknya belum bisa melakukan penyediaan lahan untuk pembangunan MCK plus. Padahal penyediaan lahan tersebut merupakan syarat untuk menjalankan
program dari pemerintah pusat tersebut. “Kita tidak berani melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan MCK plus karena kitapun masih menunggu perkembangan UU Nomor 2 Tahun 2012,” ujarnya kepada wartawan, kemarin.
           
Menurutnya,memang program penanganan kawasan kumuh ini tugas Pemkot hanya sekedar
memfasilitasi lahan. Namun dari fasilitas tersebut, pemerintah pusat dapat mengucurkan kembali dana bantuan untuk pembangunan MCK di kawasan kumuh. “Dananya cukup besar yakni sekitar Rp 4 Miliar untuk tahun ini,”katanya.
           
Kemudian, melalui dana tersebut dapat digunakan untuk pembangunan MCK di kawasan kumuh tersebut. Dalam hal ini tentunya pemko merangkul beberapa kelompok swadaya masyarakat untuk membangun MCK plus  di masing-masing wilayahnya. Namun sayangnya, program ini belum bisa berjalan. Padahal dana tersebut sebesar Rp 4 Miliar sudah siap dikucurkan tahun ini juga . “Kita berupaya agar bisa,“ kata Fanani.
           
Karena ini juga, pihaknya pun tidak ingin dana penangan kawasan kumuh dikembali ke pusat. Sebab dengan ini pihaknya bisa membantu masyarakat berpenghasilan rendah
dan belum memiliki sanitasi sehat tidak membuang BAB sembarang lagi.
           
Fanani juga mengataan seiring dengan berkembang pesatnya kotabanjarmasin, ternyata bahwa
kawasan kumuh di untuk kota Banjarmasin setiap tahunnya juga terus bertambah, padahal setipa tahun program penangan kawasan kumuh ini dijalankan. “ini karena banyaknya juga kelompok urbaninsasi yang ingin mencari penghasilan di kota sehingga di sudut-sudut kota terus tumbuh kawasan kumuh,” pungkasnya. (sukarli)

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: