Skip to content
Tags

Para Guru Lagi Kecewa

August 6, 2012
Para Guru Lagi Kecewa
 
Akibat Ujian Kopentensi Ditunda
 
BANJARMASIN, MK – Puluhan peserta ujian kompentensi guru di kota Banjarmasin lagi kecewa, bukan karena gaji atau tunjangan tak kunjung  cair, melainkan hanya karena datang untuk mengikuti Ujian Kompentensi Guru (UKG) tau-tau ditunda besoknya, yakni, Selasa (7/8) mereka harus datang kembali.
           
Penundaan UKG ini dijelaskan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin M Sarwani, terpaksa karena ada masalah koneksi antara silver jaringan kompoter Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin dengan selver jaringan kompoter milik kemendikbudnas (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional). “Karena adanya masalah itu,  kami terpaksa menjagdwalkan ulang untuk peserta UKG hari pertama,” ujarnya kepada wartawan, kemarin.
           
Diberitahukannya, pada gelombang pertama UKG ini ada  60 peseta. Gangguan silver jaringan kompoter itu mengakibatkan mereka juga  tidak bisa mengisi biodata, boro-boro lagi membuka lembar naskahnya.
 
Sarwani mengakui, terkadang selver jaringan kompoter pelaksanaan UKG ini mengalami ngadat, dan itu sering terjadi saat peserta melakukan ujian. Namun kemarin-kemarin,  masih bisa diatasi.
           
Masalah lain terkait ini, ungkapnya, ternyata sebagian besar peserta UKG juga belum menguasai teknologi alias belum paham cara mengoperasionalkan komputer dan cara mengakses internet. “Mereka terpaksa harus didampingi dan mendapat terus arahan  tim pengawas,” tuturnya.
           
Dipaparkan Sarwani, guru yang mengikuti program UKG tahun ini berjumlah 3.428 orang, yakni, guru sertifikasi. Pelaksaan UKG ini sejak 30 Juli tadi hingga 7 Agustus ini. Tempatnya,  di  SMK Negeri1, 2 , 4 dan 5.  
               
Menurut Sarwani, ujian kompetensi guru itu merupakan program Pemerintah Pusat. Tujuannya, untuk melakukan pemetaan potensi guru yang ada di daerah sehingga tidak terjadi ketimpangan. Selain itu, ujian kali ini merupakan tahapan uji coba yang harus diikuti oleh seluruh guru. Mulai dari jenjang TK hingga SMA/SMK, kepala sekolah, dan pengawas pendidikan. ‘’Jadi tidak ada kaitannya dengan kesejahteraan guru yang diberikan pemerintah,’’ paparnya. (sukarli)
 

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: