Skip to content
Tags

Kapal Biyoku Tahun Ini Terhenti Keruk Sungai

August 9, 2012
Kapal Biyoku Tahun Ini Terhenti Keruk Sungai
 
BANJARMASIN, MK- Tahun ini, kelanjutan program pengerukan sungai menggunakan kapal Biyoku atau kapal pengeruk lumpur sungai yang biasa disewa Pemkot Banjarmasin gagal direalisasikan. Kenapa demikian?
Menurut Kepala Dinas Sumberdaya Air dan Drainase Kota Banjarmasin Ir Muryanta, terhentinya program pengerukan sungai yang sudah berjalan beberapa tahun itu tahun ini diakibatkan tidak adanya minat para kontraktor mengerjakannya. “Sebab sudah 4 kali dilakukan lelang proyeknya, tidak ada satupun kontraktor yang berani menawar,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (9/8) kemarin.
Dikatakannya, lelang proyek pengerukan sungai yang ditawarkan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronek (LPSI) itu, yakni, pengerukan lumpur Sungai Antasan Segera dan Sungai Pekapuran. “Anggaran yang dialokasikan untuk proyek itu sebesar Rp 600 juta,” ungkapnya.
Dengan tidak adanya penawaran dari pihak ketiga yang berani mendapatkan tender itu, papar Muryanta, maka anggaran tersebut terpaksa pihaknya kembalikan kekas daerah, oleh karena tak terpakai. “Sudah kita serahkan kekas daerah anggarannya,” ucapnya.
Muryanta mengakui, bahwa pengerjaan proyek pengerukan kedua sungai yang gagal tadi itu, yakni, Sungai Antasan Segera dan Sungai Pekapuran itu memang sulit dilakukan. Terutama untuk aksis pembuangan lumpur yang dikeruk. “Karena tidak ada tempat yang bisa di wilayah itu digunakan untuk penumpukan sementara lumpur sebelum dibuang melewati jalur darat ke TPA Basirih. Sebab, bangunan warga di sana sangat padat,” tuturnya.
Untuk lewat jalur sungai, sambungnya, sama juga sulit dilakukan, lantaran aksisnya harus melalui banyaknya jembatan dan masalah lainnya jalur sungai Kelayan yang menjadi pintu masuk dan keluarnya juga masih dangkal sebagian besarnya, karena belum terkeruk keseluruhan.
Oleh karena itu, kata Muryanta, program pengerukan sungai di Sungai Antasan Segera dan Sungai Pekapuran ini ditunda dulu sebelum diselesaikan pengerukan Sungai Kelayan di tuntaskan secara keseluruhannya. “Jadi rencananya, program pengerukan sungai ini akan kembali dialokasikan dalam APBD 2013 ke Sungai Kelayan. Setelah itu baru kita lanjutkan kesungai Antasan Segera dan Sungai Pakapuran,” bebernya.(sukarli)
 

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: