Skip to content
Tags

Desain Mesjid Cheng Hoo Bisa Berubah

August 31, 2012

Desain Mesjid Cheng Hoo Bisa Berubah

BANJARMASIN, MK- Kepastian pembangunan Mesjid Muhammad Cheng Hoo Banjarmasin dipastikan tidak jadi di siring Piare Tendean. Sebagaimana yang diungkapkan Walikota Banjarmasin H Muhidin,  alternatif lahan gantinya di RK Ilir atau di lapangan basket seberang Balaikota Banjarmasin.

Menurutnya, jikalau dikaji nantinya bisa lahan lapangan basket itu dijadikan tempat pembangunan Mesjid Muhammad Cheng Hoo, kemungkinan besar desain Mesjid Cheng Hoo akan sedikit berubah. “Karena di lahan yang baru, tentunya ada sedikit perubahan desain,” paparnya kepada wartawan, Jumat (31/8).

Lalu kemana lapangan dipindah? Rencananya lapangan basket itu dipindah ke lahan eks SMP 6. “Karena di sana dulunya juga ada lapangan basket, jadi pas saja dipindah kesana,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (31/8) kemarin.

Muhidin menjelaskan, Pemkot bukan berperan untuk pembangunan Mesjid Muhammad Cheng Hoo, namun PITI, Pemkot sifatnya mendukung dan memberikan izin lahan pembangunannya saja. “Jadi perlu diketahui masyarakat, bukan Pemkot yang mau membangun,” terangnya.

Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Pemkot Banjarmasin Bambang Budianto menjelaskan lebih lanjut, bahwa Pemkot hanya sebagai fasalitator memberikan petunjuk lahan pembangunan mesjid bercirikan budaya China tersebut.

“Karena di Tendean bermasalah terkena sepadan sungai, maka kita berikan lahan alternatif milik Pemkot juga di pinggiran sungai di RK Ilir,” paparnya.

Karena lahannya berbeda dari semula, ujarnya, kemungkinan besar desain pembangunannya sedikit dirubah. “Kalau sebelumnya di lahan Piare Tendean kan arah kiblatnya pas dengan bujur mesjid. Kalau di RK Ilir ini sedikit kincong arah kiblatnya,” beber Bambang.

Kemungkinan yang semula desainnya segi empat, akan menjadi segi enam atau delapan. “Tapi kalau desain bentuknya tetap seperti semula berbentuk kapal atau bahtera,” ujarnya.

Mengenai lokasinya di lapangan basket itu  apakah tidak lagi terkena permasalahan sepadan sungai? Menurutya, kalau ditarik 3 meter dari sungai dan 3 meter dari jalan masih cukup saja untuk lahan pembangunannya. “Tapi masih kita kaji lagi, supaya benar-benar tidak menimbulkan masalah,” ucapnya.

Bambang mengaku sudah melakukan koordinasi dengan ketua PITI Kalsel H Winardi terkait perubahan tempat dan desain Mesjid Muhammad Cheng Hoo ini.

“Katanya pamitan dengan warga di sana juga sudah dilakukan karena tidak jadi membangun di sana,” pungkasnya. (sukarli)

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: