Skip to content
Tags

Mesjid Cheng Hoo Tak Jadi di Tendean

August 31, 2012

Mesjid Cheng Hoo Tak Jadi di Tendean

BANJARMASIN, MK- Hingga kini, pembangunan mesjid Cheng Hoo belum juga direalisasikan. Disinyalir lokasi semula di siring jalan Piare Tendean bisa memicu masalah karena masuk sepadan sungai. Walikota Banjarmasin H Muhidin berencana memindah lokasinya kewilayah RK Ilir.

Lokasi yang ditunjuk Walikota Banjarmasin sebagai penggantinya adalah lapangan basket yang terletak tidak jauh dari Sungai Martapura, tepat berseberangan dengan Balaikota atau kantor Walikota Banjarmasin di jalan RE Martadinata. “Tapi ini baru pendapat saya, nanti dibicarakan lagi dengan pihak PITI,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (28/8) kemarin.

Menurut Muhidin, ada wacana pula sebelumnya memindah lokasinya di lahan eks SMP 6 atau di sekitar lahan bantaran sungai antara jembatan Dewi dan Merdeka. “Kita pikir kurang bagus juga rasa kalau mesjid berada di bawah jembatan, nanti ada yang protes,” ucapnya.

Kalau wilayah semula di Tendean, papar Muhidin, tentunya diketahui berada di sepadan sungai yang tidak mungkin dibangun. “Makanya kita cari tempat alternativ di wilayah RK Ilir atau lapangan basket sebelah lapangan tenis Kayuh Baimbai,” ungkapnya.

Menurut Muhidin, itu lokasi alternativ trakhir yang bisa diusahakan Pemkot Banjarmasin untuk merealisasikan pembangunan mesjid Cheng Hoo ini. “Misalnya dikaji nantinya tidak memungkinkan juga tempat itu, mungkin tidak jadi membangun,” tuturnya.

Dikatakannya, pembicaraan memindah lokasi pembangunan mesjid Cheng Hoo itu dari Pemerintah Kota dia serahkan sepenuhnya kepada Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Pemkot Banjarmasin. “Biar nanti beliau pa Bambang Budianto (Asisten II Pemkot Banjarmasin,red) mengkajinya rembuk dengan PITI,” ucapnya.

Terkai pernyataannya akan menyumbang secara pribadi sebesar Rp 1 miliar untuk pembangunan mesjid Cheng Hoo itu, Muhidin menyatakan tetap konsesten. “Kalau jadi dibangun, kita jadi menyumbang,” paparnya.

Sebagaimana diketahui, Pemkot sangat mendukung bahkan sang Walikota H Muhidin masuk penggagas sentral untuk pembangunan Mesjid berstruktur China itu bersebelahan dengan langgar Al Hinduan di Peare Tendean. Bahkan acara peletakan batu pertama pembangunannya resmi dilakukannya sekitar awal tahun tadi.

Rencanannya, mesjid yang mengambil nama tokoh Islam Tionghua Laksama Cheng Hoo itu berbentuk bahtera alia kapal besar. Ornamennya memadukan kebudayaan Banjar dan China. Mungkinkah jadi pembangunan Mesjid Cheng Hoo Banjarmasin yang sudah tersiar seantero banua itu, kita liat saja bersama. (Sukarli)

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: