Skip to content
Tags

Masyarakat Diminta Mulai Pakai Masker

September 5, 2012
Masyarakat Diminta Mulai Pakai Masker
 
BANJARMASIN, MK- Kabut asap mulai turun disebagian daerah termasuk Banjarmasin. Walaupun belum begitu parah, namun masyarakat hendak berpergian dihinbau menggunakan masker untuk menjaga kesehatan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Banjarmasin H Hamdi. Apalgi hendak berpergian keluar daerah, katanya. “Sebab didaerah luar kota seperti Banjarbaru dan Batola, kabut asap yang terjadi cukup tinggi terutama di pagi hari,” ucapnya kepada wartawan, kemarin.
Menurut dia, meski belum terjadi peningkatan pencemaran udara di Kota Banjarmasin, namun penggunaan masker tetap dipandang perlu. Sebab bisa saja, pada pagi hari kabut asap yang terjadi di kota/kabupaten tetangga, masuk ke Banjarmasin.“Mungkin kabut asap kiriman, karena terjadinya kebakaran lahan,” imbuhnya.
Pihaknya berharap, dengan langkah antisipasi dan kewaspadaan dini dari masyarakat itu, bisa membantu menurunkan kerugian kesehatan dari dampak pencemaran udara karena asap ini, yakni bisa memicu  penyakit ISPA dan gangguan pernafasan lainnya. “Terutama bagi mereka yang sudah diketahui mengidap penyakit asma dan pernafasan lainnya,” ingatnya.
Sementara, jelas Hamdi, sejauh ini berdasarkan pemantauan dan uji laboratorium sampel udara disejumlah lokasi di Kota Banjarmasin, belum ada menunjukkan kadar pencemaran udara yang terlalu mengkhawatirkan. Hanya pada titik tertentu, tingkat kebisingan dan debu yang dihasilkan telah melampaui baku mutu (Kelas I).
Kondisi kebisingan dan debu tersebut katanya, seperti yang terjadi di kawasan Jl Lingkar Selatan, Lambung Mangkurat, S Parman, dan Sultan Adam. Tingkat kebisingan di empat lokasi berbeda itu, telah melampaui baku mutu yang hanya 65 dBA. “Rata-rata sekarang sudah diatas 71 bahkan hingga 79 dBA, jadi cukup bising karena kepadatan kendaraan,” bebernya.
Disamping itu sambung Hamdi, untuk TSP (Debu) saat ini wilayah yang cukup parah terjadi dikawasan Jl S Parman dan A Yani. “Karena tingkat debu yang terjadi diatas 230 pg/Nm3,” ucapnya. (sukarli)

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: