Skip to content
Tags

Mesjid Cheng Hoo Berubah Tempat, PITI Tak Masalah

September 5, 2012
Mesjid Cheng Hoo Berubah Tempat, PITI Tak Masalah
 
BANJARMASIN, MK- Pemindahan lokasi rencana pembangunan Mesjid Muhammad Cheng Hoo dari Siring Piare Tendean ke lahan di pinggiran sungai Martapura di RK Ilir atau tepatnya di lapangan basket seberang Kantor Walikota Banjarmasin tidak dipermasalahkan bagi pengurus PITI (Persatuan Iman Tauhid Indonesia dh Persatuan Islam Tionghoa Indonesia) Kalsel.
Ketua Harian PITI Kalsel HM Antony Subiakto mengungkapkan, bahwa PITI tidak mempermasalahkan pemindahan tempat rencana pembangunan itu.  “Jamaah tetap akan siap memakmurkan masjid, walaupun lokasi di pindah dari Tendean ke RK Ilir,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (5/9) kemarin.
Menurut dia, lokasi yang kini dipilih untuk dijadikan alternative pembangunan masjid tersebut, tetap dinilai cocok, meski harus dilakukan penyesuaian bangunannya nanti dengan menambahkan beberapa sisi untuk mencocokkan arah Kiblat. “Kalau bentuknya tidak banyak berubah, hanya menyesuaikan kondisi lahan yang disiapkan,” imbuhnya.
Pihaknya berharap, rencana pembangunan itu bisa cepat terealisasi, sehingga apa yang didambakan para jamaah cepat terwujud dan kawasan itu menjadi hidup dengan syiar Islam. “Selam ini jalan di sana sepi, dengan banyaknya pengunjung nanti, semoga menjadi meriah,” inginnya.
Disamping itu, syiar Islam bagi warga di kawasan itu bisa lebih berkembang, terlebih kawasan RK Ilir juga salah satu kawasan yang banyak dihuni warga keturunan Tionghoa. “Jadi mereka bisa ikut berjamaah, dan syiar Islam menjadi lebih luas lagi,” ucapnya.
Terkait lokasi masjid yang nantinya berdekatan dengan masjid lainnya, dinilai tidak akan mengganggu aktivitas ibadah di sana. Apalagi jumlah jamaah masjid dilokasi itu sangat banyak. “Dan masjid ini, terbuka bagi umum yang ingin beribadah,” tegasnya.
Sementara itu, dari pihak Pemkot, Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Pemkot Banjarmasin Bambang Budianto menjelaskan, bahwa Pemkot hanya sebagai fasalitator memberikan petunjuk lahan perencanaan pembangunan mesjid di RK Ilir.  “Karena di Tendean bermasalah terkena sepadan sungai, maka kita berikan lahan alternatif milik Pemkot juga di pinggiran sungai di RK Ilir,” paparnya.
Mengenai lokasinya di lapangan basket itu  apakah tidak lagi terkena permasalahan sepadan sungai? Menurutya, kalau ditarik 3 meter dari sungai dan 3 meter dari jalan masih cukup saja untuk lahan pembangunannya. “Tapi masih kita kaji lagi, supaya benar-benar tidak menimbulkan masalah,” ucapnya.
Bambang mengaku sudah melakukan koordinasi dengan ketua PITI Kalsel H Winardi dan Ketua Harian PITI Kalsel H Antony Subiakto terkait perubahan tempat dan desain Mesjid Muhammad Cheng Hoo ini.  “Bahkan sekarang ini kita mau meninjau lokasinya bersama-sama,” pungkasnya. (sukarli)

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: