Skip to content
Tags

Bermodal Bahasa Inggris Menghidupi Diri

September 30, 2012
Orang Pinggiran
 
Image
 
Bermodal Bahasa Inggris Menghidupi Diri

Jengkal demi jengkal jalan protokol hampir tak asing lagi bagi M Tailah. Pria berpenampilan seberhana ini sering melangkahkan kaki menyisiri jalan kota tanpa kelihatan lelah. Nampak wisatawan asing bersamanya.

Bermodal sedikit paseh bahasa Inggris, pria kelahiran Barabai 50 tahun silam ini cukup bisa menghidupi diri dari profisinya sebagai guide atau pemandu wisatawan asing. dan berkat profisinya ini juga dia mendapatkan penghargaan pada Hari Jadi (Harjad) Kota Banjarmasin ke-486 tadi. Yakni, sebagai orang yang cukup berjasa bagi sektor  pariwisata ‘Kota Seribu Sungai’.

“Sudah hampir 30 tahun saya jadi pemandu wisata, terutama wisatawan asing,” ujar M Tailah kepada MK.

Pria yang tinggal
di Kelayan Luar ini mengaku hanya memiliki izajah pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA). Tapi saat remaja itu, dirinya gemar mendalami dan belajar bahasa Inggris. Hingga akhirnya bisa.

Mulanya, kata M Tailah, dirinya merintis profisi sebagai guide ini hanya coba-coba, setiap bertemu orang asing diajaknya bicara. “Dari situ kita mulai kenal dan berteman,” tuturnya.

Lama-kelamaan, dirinya cukup banyak dikenal  orang asing dari teman-ketemannya, hingga keterusan jadi pemandu wisata orang asing sampai saat ini. Bahkan sejumlah agen dan biro perjalanan wisata menjalin kerjasama dengannya.

“Sekarang nama saya juga sudah tercatat dalam buku dunia pemandu wisata untuk wilayah Kalsel,” akunya.

M Tailah mengaku enjoy dengan pekerjaannya ini, bahkan tidak pernah berpikir untuk berhenti meski usianya sudah memasuki setengah abad ini. “Saya orangnya suka berteman, selama saya bisa membantu, saya senang melakukannya,” ucapnya.

Dia mengaku tidak terlalu atas materi dari pekerjaannya ini, yang terpenting orang merasa puas telah berkunjung kesini atas jasanya.

“Suka duka menggeluti pekerjaan ini memang ada, tapi saya anggap itu sebagai pengalaman hidup,” ujarnya.

Biasanya wisatawan asing asal negara mana yang sering dia temani? “Belanda dan inhgris,” ucapnya.

Kemana saja? “Wisatawan asing itu tujuannya biasanya ke Pasar Terapung, keliling sungai, atau jalan-jalan menyusuri kota. Kalau keluar daerah biasanya ke Loksado HSS,” pungkasnya. (Sukarli)

 

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: