Skip to content
Tags

Puluhan PKL Taluk Dalam Mengadu ke Dewan

October 1, 2012

Puluhan PKL Taluk Dalam Mengadu ke Dewan

BANJARMASIN, MK- Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) Taluk Dalam atau sepanjang jalan Sutoyo S mendatangi DPRD Kota Banjarmasin, Selasa (25/9) kemarin. Mereka mengadukan sikap Satpol PP Kota Banjarmasin yang mengusir mereka mencari nafkah di sana tanpa ada solusi yang baik.

Image

“Sudah selama satu minggu ini kami tidak mencari nafkah lagi (berdagang, red), kami bingung mau pindah berdagangan kemana, makanya kami mengadu ke DPRD ini,” ujar salah seorang PKL Taluk Dalam, Ismail Anwar kepada wartawan.

Menurutnya, pihak PKL diminta masuk kepasar Teluk Dalam supaya jangan lagi berjualan di pinggiran jalan oleh Satpol PP. Namun, pihaknya merasa tak mungkin karena jumlah mereka yang ada ini sekitrar 120 PKL.

“Paling-paling juga pasar Teluk Dalam itu hanya bisa menampung 20 gerobak saja lagi, kemana yang lainnya. Lagian koordinasi dengan pengelola pasar apakah sudah dilakukan Pemkot, kalau tidak, apa mau nyuruh kami perang dengan mereka,” tuturnya diamini PKL lainnya.

Ismail menyatakan, pihaknya tidak melawan penertiban yang dilakukan Satpol PP sejak 17 September tadi, yakni mereka tidak diperbolehkan lagi berdagangan di sepanjang jalan Sutoyo S, walaupun malam.

Namun pihaknya, kata Ismail, minta kebijakan Pemkot untuk sedikit  memperhatikan nasib mereka, yakni, diberikan tempat yang pas untuk mencari nafkah. “Kalau bisa kami semuanya dalam satu tempat,” tuturnya.

Menanggapi kedatangan para PKL ini, ketua Komisi 1 DPRD Kota Banjarmasin Arufah menyatakan, pihaknya akan segera meminta keterangan dari pihak Pemkot Banjarmasin atau Satpol PP terkait keluhan masyarakat ini.

“Kita ingin ada solusi ini, walaupun mereka salah, tetap harus diperhatikan, karena mereka warga Kota Banjarmasin juga yang berhak dapat kesejahteraan dari pemerintah,” tuturnya.

Sebab ini mengenai perut, ujarnya, Pemkot harus bersikaf sensitif dalam bertindak, tidak bisa mengacu pada aturan saja, tapi harus juga diliat sisi sosial kemasyarakatannya. “Kita harap ada solusi nantinya bagi mereka, yakni, penataan kota jalan masyarakat juga kesejahteraannya diperhatikan,” pungkasnya. (sukarli)

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: