Skip to content
Tags

,

7 SPBU Diperiksa Peredaran BBM-nya

October 8, 2012

7 SPBU Diperiksa Peredaran BBM-nya

BANJARMASIN,MK- Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Banjarmasin melakukan uji kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diedarkan melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Senin (8/10) kemarin. Ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kontaminasi BBM terhadap pencemaran udara di Banjarmasin.

Gambar

Ada 7 SPBU yang disisir tim BLHD untuk diperiksa kandungan BBM yang diedarkannya, kegiatan ini langsung dipimpin Kepala BLHD Kota Banjarmasin H Hamdi. SPBU itu adalah, SPBU Sabilal Muhtadi di jalan Sudirman, SPBU Pulau Laut di jalan S Paraman, SPBU Zafri Zamzam di jalan Sotoyo S, SPBU jalan A Yani KM 6, SPBU Sultan Adam, SPBU jalan Lingkar Selatan, dan SPBU Adiayaksa.

Menurut H Hamdi, ada 14 sample BBM yang mereka ambil dari SPBU, 2 sample BBM jenis pertamax, 5 sample BBM jenis premium, dan 7 sample BBM jenis solar. “Masing-masing SPBU kita ambil 2 sample, tidak sama, ada pertamax dengan solar, peremium dengan solar, dan pertamax dengan premium,” jelasnya kepada wartawan, kemarin.

Menurutnya, semua sample BBM dari SPBU yang diambil ini akan dikirim kelaboraturium Sys Lab Bogor guna mengetahui standar baku mutu BBM yang dijual, apakah sudah sesuai standar pemerintah atau belum. “Kenapa harus kesana melakukan pengujiannya, terus terang kita belum memiliki laboratorium khusus itu,” akunya.

Dia mengatakan, jika nantinya hasil yang didapat bahwa BBM yang diedarkan di sini tidak setandar atau  mengandung timbal yang dampaknya memperburuk pencemaran udara, maka akan pihaknya minta secara resmi PT Pertamina untuk memperbaiki suplay BBM-nya kedaerah ini,” tegas Hamdi.

Pasalnya, kata Hamdi, jika terus menerus dibiarkan, kondisi udara yang di Kota Banjarmasin akan tercemar makin berat, dan ini sangat berpengaruh pada kesehatan warganya. Sebab diketahui, penyumbang terbesar pencemaran udara ini dihasilkan dari benda yang bergerak pengguna BBM. “Kegiatan ini sebagai langkah kita untuk penekanan pencemaran udara di daerah ini,” tuturnya.

Sementara itu, perwakilan Laboratorium Sys Lab Bogor D Suyana S mengatakan, kemungkinan besar 10 hari kerja hasil pemeriksaan kualitas BBM disejumlah SPBU ini baru bisa diketahui, sebab pengirimannya akan melewati lautan alias lewat kapal. “Karena tidak bisa lewat udara, sebab yang di bawa bahan bakar, jadi memerlukan waktu. Dan Laboratorium Sys Lab ini milik lembaga independen yang bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup,” ujarnya.

Menurutnya, sample BBM itu akan diuji kandungan timbal (Pb), Distillation Range, Residu, Density, Sulfur hingga oksigen. “Kita akan secepatnya menyampaikan hasilnya keBanjarmasin,” janjinya.

Recananya, selain uji BBM, pihak BLHD juga akan melakukan pengujian emisi dan kualitas udara ambient yang akan dilakukan disejumlah titik Selasa (9/10) hari ini. (sukarli)

 

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: