Skip to content
Tags

Rusdiansyah: “Kita Cari Waktu Yang Tepat”

October 15, 2012

BANJARMASIN, MK- Realisasi kompoterisasi parkir di wilayah Sudimampir seperti buah simalakama bagi Pemkot Banjarmasin. Tidak dilaksanakan, duit APBD sudah banyak habis digelontorkan bikin posnya di sana. Mau dilaksanakan, dapat perlawanan gelap dari segelintir orang yang tak suka.

Gambar

 
Pemkot harus putar otak untuk merealisasikan program kompoterisasi parkir di wilayah itu tanpa ada kekacauan, yakni, untuk lebih bisa menggenjot perolehan PAD dari sekotor parkir yang cukup padat di wilayah pasar tua itu.
 
Kadis Perhudungan, Komonikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Banjarmasin Rusdiansyah mengakui, bahwa saat ini kondisinya belum kondusif untuk Pemkot merealisasikan kompoterisasi parkir di lahan parkir Sudimampir itu. “Kita bukan ingin menunda-nunda, pastinya akan direalisasikan, hanya kita cari waktu yang tepat,” ujarnya kepada wartawan.
 
Menurut Rusdiansyah, Pemkot menilai saat ini bukan waktu yang tepat untuk merealisasikan program kompoterisasi parkir ini, apalagi semua mengetahui di lapangan baru saja ada gejolak dan kekacauan. Yakni, ada orang yang diduga kuat tak suka program ini jalan dengan menebar ancaman mau membakar pos-pos di sana dengan bom molotov. “Tapi kasus itu sudah diurus kepolisian, kita sudah menyerahkan semuanya,” ucapnya.
 
Rusdiansyah mengaku akan tetap berpijak pada instruksi atasannya, yakni walikota Banjarmasin yang memerintahkan pihaknya harus tetap dijalankan program kompoterisasi parkir di lahan parkir Sudimampir itu. “Sesuai dengan instruksi pak walikota, bahwa komputerisasi parkir harus jalan,” tegasnya.
           
Tapi kapan instruksi itu pihaknya jalankan, tetap keinginannya tahun ini. “Ya kita lihat situasinya dulu, moga berangsur tenang, baru secepatnya akan dilakukan,”ujarnya.
           
Bagaimanapun, tutur Rusdiansyah, pelaksanaan program komputerisasi ini harus didukung semua pihak. Terutama terhadap para pengelola parkir di wilayah itu sebagai pemegang operasional perparkiran di lapangan. “Makanya kita akan lakukan pertemuan lagi dengan pengelola parkir, dan ingin menyamakan persepsi,”katanya.
              
Menurutnya lagi, pelaksanaan komputerisasi parkir ini memang sulit. Apalagi penerapan sistem ini memang pertama kali akan diterapkan di Banjarmasin. Pada dasarnya sistem pengelolaan parkir secara komputerisasi ini bukan bermakasud untuk merebut lahan para pengusaha parkir. Melainkan hanya ingin menata dan mempermudah pengawasan terhadap parkir. “Kan itu hanya menggunakan komputer saja, tidak ada bedanya dengan sistem parkir biasanya,” jelasnya.
 
Sehingga dia berpendapat, para pengelola parkir dan anggotanya tidak perlu risau dengan program ini, dukung dan jalankan bersama. “Kita berharap mereka akhirnya paham,” pungkas Rusdiansyah. (sukarli)
 

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: