Skip to content
Tags

Siap-Siap, Pembuang Sampah Ditangkap Satpol PP

October 24, 2012

BANJARMASIN, MK- Banyak masyarakat yang tidak perduli buang sampah bukan pada tempat dan waktunya. Namun mulai November ini, kalau masih melakukan itu, maka siap-siap ditangkap Satpol PP. Sebab Pemkot Banjarmasin akan menerapkan peraturan itu.

Menurut Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Banjarmasin Rusmin Ardhaliwa, mulai November ini setiap rumahtangga tidak diperbolehkan lagi membuang sampah sendiri ke-TPS (Tempat Pembuangan Sampah), namun harus lewat petugas kebersihan di RT-nya.

Sebab, katanya, Pemkot akan menerapkan peraturan itu agar masyarakat bisa membuang sampah dengan tertib dan pada waktunya. “Siapa yang membuang sampah bukan pada tempat dan waktunya nanti, kalau ketemuan Satpol PP, ditangkap!,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (24/10).

Dikatakan Rusmin, para petugas Satpol PP nantinya akan bertugas secara sembunyi-sembunyi, mereka akan mengawasi sekalian menindak para pembuang sampah sembarangan dan bukan pada waktunya. “Oke lah pada tahap awal ini, misalnya ada yang ketemuan hanya diberikan surat peringatan, namun kalau tidak mau menandatangani terpaksa kita bawa kemeja hijau,” tegasnya.

Sesuai peraturannya, tutur Rusmin, bagi yang melanggar peraturan buang sampah ini dapat ancaman sanksi kurungan 3 bulan penjara atau denda sebanyak-banyaknya Rp 5 juta.  

“Kalau tidak ingin mendapatkan sanksi ini, maka jangan lagi buang sampah di siang hari, tapi biasakanlah membuangnya di malam hari dan sesuai tempatnya,” pesan Rusmin.

Untuk menerapkan peraturan tertib membuang sampah tidak lagi siang hari dan sesuai tempatnya ini, kata Rusmin, Pemkot bekerjasama dengan pihak kelurahan dan kecamatan juga akan menerapkan penjagaan khusus TPS di sejumlah titik. Rencananya pada tahap awal ini akan diterapkan dulu di 30 titik TPS.

Setiap titik, sambung Rusmin, akan dijaga dua petugas yang dilapis petugas Satpol PP, tujuannya mengawasi, menegur, sampai memberikan tindakan bagi pembuang sampah bukan pada waktu dan tempatnya.
“Mereka berjaga secara bergiliran hingga malam saja,” ucapnya.

Menurutnya, para petugas pengawas TPS ini ditunjuk oleh lurah dan RT. “Senghaja kita minta bantuan lurah dan RT untuk menunjuk orang yang tepat,” tuturnya. Untuk gaji para petugas pengawas TPS ini, beritahunya,  dari APBD.

Disampaikan Rusmin, bahwa penerapan peraturan tertib membuang sampah pada tempat dan waktunya ini sesuai janji Pemkot setelah sarana tambahan kebersihan, yakni, 17 kontiner sampah dan 5 buah mobil katrol (truk sampah) sudah bisa dioprasikan.

“Rencananya tanggal 10 November ini launcheng “Banjarmasin Bersih” sekalin mengoprasikan tambahan alat kebersihan tadi,” ujarnya.

Menurutnya, jumlah TPS di Kota Banjarmasin saat ini sebanyak 76 buah TPS resmi, 17 buah TPS bkontiner, dan 24 buah TPS liar. “Kita masih bermasalah dengan jumlah sampah yang terus meningkat volume sampah yang mencapai 500 ton perharinya,” pungkas Rusmin. (sukarli)

 

 

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: