Skip to content

Menghindari Macet Jalan A Yani, Coba Jalan Alternatif Ini

November 7, 2012

BANJARMASIN, MK- Jalan A Yani KM 3 dan 4 sedang mengalami ganguan arus lalulintas, ini karena menyempitnya ruas jalan di sana akibat adanya pembangunan Plyover (Jalan Layang) yang proyeknya sudah dimulai. Tapi ada sejumlah tembus atau jalan alternative yang bisa dicoba, menghindari jalan A Yani agar tidak terjebak macet.

Dinas Perhubungan, Komonikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Banjarmasin memberikan gambaran peta jalan di Banjarmasin. Pertama  jalan tol Lingkar Selatan, yakni, jalan tembus Liang Anggang-Pelabuhan Trisakti, pengendara bisa mesuk kedalam kota lewat jalan Teluk Dalam, demikian sebaliknya.

Selanjutnya yang kedua, jalan Pramuka atau jalan masuk di Terminal KM 6, jalan ini menghubungkan bisa kejalan Veteran, Kuripan atau kejalan Lambung Mangkurat, bisa juga disimpang empat Veteran kejalan Pangeran Hidayatullah terus ke jalan Sultan Adam hingga Kayu Tangi, demikian sebaliknya.

Jalan alternative ketiga, yakni, jalan Bumi Mas Raya terus ke jalan Pekapuran Raya tembus kejalan Pangeran Antasari, demikian sebaliknya. “Banyak jalan-jalan kecil yang menembus kemana-mana juga di sepanjang jalan itu, sama dengan jalan lainnya tadi,” ujar Kabid Mangemen Pengendalian Dal Ops Dishubkominfo Kota Banjarmasin Saukani Ruslan kepada MK, kemarin.

Tapi, katanya, sementara ini jalan A Yani tidak begitu mengalami kemacetan juga, sebab penutupan sebagian jalur jalan A Yani akibat pembangunan Plyover itu baru di KM 3 belum sampai kedepan kampus IAIN Antasari KM 4, atau sebelum Simpang Empat Gatot.

Menurut Saukani, langkah petugas kepolisian dibatu Dishub dalam menertibkan arus lalulintas di jalan A Yani terus dilakukan setiap saatnya, yakni mengantisifasi kemacetan parah yang bisa terjadi terutama di saat jam kerja.

Sementara itu, Kepala Dishubkominfo Kota Banjarmasin H Rusdiansyah mengatakan, pihaknya berencana mengurangi intensitas truk besar masuk kota melewati jalan A Yani. Ini sebagai langkah mengurangi kemacetan di jalan protocol itu yang mulai padat merayap. Utamanya lebih menjalankan penegakan peraturan jam truk boleh atau dilarang masuk kota.

Untuk melancarkan ini, ucapnya, perlu koordinasi yang intensif dari petugas baik kepolisian dan Dishub, sebab ini demi terciptanya kelancaran arus lalulintas.

“Walaupun sudah boleh jamnya masuk kota, kita tetap menghimbau, agar truk lewat jalan lain saja, karena bisa memperparah kemacetan,” ujarnya. (sukarli)

 

 

 

 

 

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: