Skip to content

Sultan Khairul Saleh..! Desa Pinang Belum Tersentuh Listrik

March 14, 2014

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

MARTAPURA, MK- Sebuah pemukiman penduduk lebih dari 200 KK bernama Pinang Guntung Dalam, masuk wilayah pemerintahan Desa Pulau Nyiur, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar masih sangat terbelakang tersentuh program pembangunan daerah. Bahkan sampai kini, rumah mereka tidak dialiri listrik PLN.

 

Setiap malamnya, kebanyakan rumah warga di sana masih menggunakan palitaan atau lampu teplok sebagai penerangannya. “Ya, beginilah kondisi kebanyakn rumah kami apabila malam, agak gelap, karena hanya diterangi lampu palitaan,” ujar Amang Muhammad salah satu warga yang dituakan di Pinang Guntung Dalam kepada wartawan, kemarin.

Muhammad menyatakan sangat ingin mendapat aliran listrik PLN sama halnya yang juga dirasakan penduduk lainnya di kampung-kampung sekitar, sebab mereka merasakan sudah lelah hidup dengan hanya diterangani lampu palitaan setiap malamnya. “Saya sudah tinggal dengan kondisi seperti ini hampir 25 tahun,” akunya.

Pihaknya, papar Muhammad, sudah berusaha juga beberapa kali mengajukan permohonan keatasan (pemerintah) dan PT PLN melalui aparat desa untuk mendapat program listrik PLN ini, sebab di wilayah kami ini penduduknya sudah lebih 200 KK. Namun sayangnya, hingga kini masih belum ada kejelasan.

Padahal kalau dipikir-pikir, kata Muhammad, jarak wilayah penduduk yang sudah dapat aliran listrik PLN tidak terlalu jauh dari pemukiman mereka. “Kan wilayah Baturis (Salah satu pemukian penduduk masuk dalam pemerintahan Desa Pulau Nyiur) yang sudah berlistrik PLN jaraknya hanya kurang lebih 2 kilometer saja,” cecarnya.

Pihaknya berharap, kata Muhammad, Bupati Banjar Sultan H Khairul Saleh secepatnya memperhatikan nasib mereka yang hidup di daerah yang bisa dikatakan pedalaman ini, sebab pihaknya berhak pula mendapatkan program penerangan dari pemerintah daerah dan negara. “Masa kami hidup seperti dulu-dulu saja, tidak ada kemajuan,” lirihnya.

Kesediahan lamanya rumah tidak pernah mendapatkan aliran listrik PLN ini sangat dirasakan pula Aminah (54), bahkan dia mengaku sudah menjual satu ekor sapinya untuk persedian biaya pemasangan listrik PLN kerumahnya.

“Ingin sakali sudah saya rumah berlistrik, ambil air tidak perlu jauh-jauh lagi kesungai karena bisa pakai mesin dan bisa pula liat TV setaip saat,” ucapnya.

Sementara itu, warga lainnya bernama Udin mengungkapkan, selama ini hanya sebagian kecil rumah warga di Pinang Guntung Dalam ini yang berlistrik apabila malam, yakni, mereka yang ada keterkaitan kerja dengan perusahaan Karet di wilayah itu. Yakni, menggunakan genset.

“Terus terang saja, kebanyakn perekonomian masyarakat di sini cukup maju, mereka punya kebun karet dan berternak sapi. Jadi masalah biaya pemasangan listrik PLN saya rasa tidak ada masalah. Tinggal pemerintahnya saja lagi apakah tahu atau tidaknya sudah sangat lama pemukiman kami tidak berlistrik,” pungkasnya.

 

  

 

 

   

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: